TIGARAKSA, (B1) – Rumah Tanahanan (Rutan) Kelas 1 Tangerang memusnahkan sebanyak 85 unit Handphone (Hp) dengan cara dibakar, Senin (11/3/19).
Dengan disaksikan Kejari Tigarsaksa dan pihak Kepolisian, puluhan hp itu sendiri merupakan hasil dari razia yang digelar sejak Januari 2019 hingga saat ini. Dengan demikian, pihak rutan mendeklarasikan bebas dari peredaran narkoba dan penggunaan telepon genggam oleh warga Binaan pemasyarakatan (WBP) di lingkungan pemasyarakatan.
“Karena disinyalir banyak WBP mengendalikan narkoba dari dalam sel membuat kami berkomitmen untuk terus merazia minimal seminggy 2 kali,” kata Kepala Rutan Kelas 1 Tangerang, Dedi Cahyadi usai melakukan pemusnahan.
Selain itu, untuk menekan dugaan wbp mengendalikan pengendalian dan peredaran narkoba dari dalam pemasyarakatan, Dedy juga mengaku telah membatasi penggunaan hp petugas yang berjaga di beberapa area tertentu.
“Kami sudah berkomitmen tidak hanya WBP, petugas juga harus memberikan contoh untuk tidak membawa handphone saat bertugas, dan kami sudah siapkan loker khusus pegawai untuk menyimpan HP mereka masing-masing,” kata Dedi
Menurut Dedi, dengan membatasi penggunaan HP masuk ke dalam Rutan, pihaknya dapat meminimalisir adanya rencana pengendalian peredaran narkoba dari balik jeruji.
“Sudah banyak diluar sana terdengar adanya kerjasama antara petugas dan warga binaan dalam penggunaan alat komunikasi yang digunakan untuk peredaran narkoba. Oleh sebab itu, di sini (Rutan Kelas 1 Tangerang) melakukan pencegahan dengan berkomitmen untuk tidak membawa HP ke dalam,” ujarnya.
Selain membatasi penggunaan handphone di wilayah rutan, pihaknya juga rutin mengadakan penggeledahan kamar-kamar sel WBP secara random.

Disisi lain, pihaknya juga memiliki solusi dengan menyediakan warung telepon khusus (wartelsus) bagi warga binaan yang akan melakukan panggilan keluar atau masuk.
“Kalau alasan kangen keluarga, kami menyediakan wartelsus untuk WBP menghubungi keluarganya Dimana, panggilan tersebut dapat kami monitor dan kami kontrol serta kendalikan secara langsung,” katanya
Dedi berharap, dengan berkomitmen bersama-sama antara petugas dan WBP, Rutan Kelas 1 Tangerang dapat bebas dari Narkoba dan Handphone. (Gie).
























