Dua Curat Rumsong Diamankan Polsek Cikupa

 

TIGARAKSA, (B1) – Tim Opsnal Polsek Cikupa, Polda Banten, bekuk dua orang pelaku aksi pencurian dengan pemberatan (Curat), di kontrakan di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada. Selasa (12/02/19) lalu.

Menurut keterangan korban, Selasa, 12 Februari 2019, sekira jam 07.00 WIB, saat pulang bekerja korban (S), mendapati gembok pintu kontrakannya dalam keadaan rusak. Saat masuk, kontrakan dalam keadaan berantakan serta melihat 1 unit TV, celengan dan dompetnya sudah tidak ada.

Korban, pada Rabu, 13 Februari 2019, melaporkan kejadian tersebut ke polsek Cikupa.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi menjelaskan, berdasarkan laporan polisi Nomer LP / 06 / II / 2019 /sek.ckp, Tanggal 13 Februari 2019,Tim Opsnal Polsek Cikupa melakukan penyelidikan dan observasi mengumpulkan informasi terkait pelaku.

Kemudian, Rabu, 20 Februari 2019 sekira pukul 05.00 WIB, Unit opsnal reskrim Polsek Cikupa bersama Piket Reskrim dipimpin kanit reskrim Iptu Ngapip Rujito berhasil menangkap dua orang pelaku, yakni AH (21) dan IS (23), di kontrakannya.

“Saat dilakukan interogasi kedua pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku mengaku tidak memiliki pekerjaan,” ungkap Kabid, Kamis, (21/2/19).

Selanjutnya dilakukan pengembangan ke kontrakan pelaku yang bertempat di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, berhasil ditemukan barang bukti berupa satu unit LED TV 32 Inc merk Polytron milik korban. Selanjutnya barang bukti dan pelaku dibawa ke Polsek Cikupa guna proses lanjut.

“Dalam kejadian ini korban mengalami kerugian berupa 1 unit LED TV 32 Inc merk Polytron,1 buah celengan berisi uang,1 buah dompet berisi uang dan identitas, Dengan nilai total kerugian Rp3,4 juta,” terangnya.

Atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.

“Dua pelaku Curat dengan modus merusak gembok pintu kontrakan/rumah yang di tinggal pemiliknya (kosong), dengan menggunakan alat bantu berupa kunci leter L. Pelaku beserta barang bukti sudah diamankan guna diproses sesuai  hukum yang berlaku,” pungkasnya. (hum/pudin).

4,102 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment