Komplotan Bersenpi Dibekuk Polresta Tangerang

 

TIGARAKSA, (B1) – Kepolisian Resor Kota (Polresta), Tangerang, tangkap tiga pelaku pencurian menggunakan senjata api. Komplortan ini kerap beraksi di wilayah Tangerang tepatnya, Cikupa, Tigaraksa dan Balaraja.

Dalam penangkapan ketiga pelaku yang berinisial H (39), I (20) dan HY (24). Polisi terpaksa melumpuhkan salah satu pelaku yakni, H, setelah berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat hendak diamankan usai beraksi di kawasan Cikupa.

“H ini merupakan otak dari kasus ini daan saat akan diamankan, dia melawan petugas. Sehingga, kita lumpuhkan dengan mengenai kedua kakinya dibagian betis,” kata Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif di Mapolresta Tangerang, Rabu, (3/2/19).

Komplotan tersebut berasal dari Lampung, yang melakukan aksinya di kawasan Tangerang, dengan sasaran wanita ataupun pekerja pabrik yang pulang pada pukul 20.00 WIB hingga 02.00 WIB.

Pada proses penangkapannya, petugas mengamankan satu pucuk senjata api jenis revolver, empat butir kaliber 9 mm, lima buah kunci later T dan 7 unit kendaraan roda dua.

Dijelaskan, Sabilul, penangkapan tersebut bermula adanya laporan korban atas nama Sukardi, yang kehilangan kendaraan roda duanya saat, terparkir di depan kontrakannya kawasan Cikupa, Tangerang, usai pulang bekerja pada pukul 21.30 WIB.

“Mendapatkan laporan itu, kita langsung lakukan pengejaran dan didapati ketiga tersangka beserta barang bukti. Pada aksinya juga, pelaku ini tak segan-segan melukai korban menggunakan senjata api miliknya,” ujarnya.

Menurut pengakuan para pelaku, aksi perampokan ataupun pencurian yang dilakukan telah dijalani sebanyak lima kali.

“Mereka ini beraksi sebanyak lima kali, bahkan ada korban yang tewas setelah ditembak pelaku tepat di bagian dada,” ungkapnya.

Sementara, salah satu pelaku yakni, H, mengaku, senjata api yang dimilikinya tersebut merupakan hasil titipan.

“Itu saya dapat dari teman saya, dititip gitu,” katanya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku diancam dengan pasal 365 KUHP dengan hukuman sembilan tahun penjara. (pudin/gie).

6,276 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment