Adakan FPD, DP3AKB Kota Cilegon Berharap KLA Naik Jadi Madya

 

CILEGON, (B1) – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, lakukan rapat koordinasi Forum Perangkat Daerah (FPD), di Lintas Sektor DP3AKB di Sari Kuring Hotel, Rabu, (13/2/19) yang dibuka oleh Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi. Melalui kegiatan diharapkan, mampu meningkatkan status Kota Layak Anak (KLA) Kota Cilegon, dari Pratama menjadi Madya.

Saat sesi wawancara, Kepala DP3AKB, Heni Anita Susila menyampaikan, penyelenggaraan FPD dilakukan sebagai bagian dari amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah, tentang RPJD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJD, RPJMD dan RKPD.

“Adapun maksud dari kegiatan ini yaitu untuk menyelaraskan program kegiatan antar perangkat daerah terkait dan organisasi profesi terkait dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan, untuk sinergi pelaksanaan program priorotas di DP3AKB Kota Cilegon tahun 2019 dan merencanakan target capaian kegiatan di tahun 2020,” jelasnya.

Menurutnya, tujuan dilaksanakannya kegiatan FPD adalah untuk mengakomodasi usulan pada stakeholder dan menyampaikan informasi program DP3AKB Kota Cilegon tahun 2019, kepada masyarakat.

Untuk program prioritas yang ingin direalisasikan pada tahun 2019 ini, Heni menyatakan tengah fokus untuk meningkatkan status Kota Cilegon sebagai Kota Layak Anak (KLA) dari tingkat Pratama menjadi Madya.

Disinggung terkait keberadaan Taman Layak Anak yang berada di depan kantor DPRD Cilegon, Heni menilai keberadaannya masih kurang layak karena fasilitas yang ada saat ini masih minim.

“Fasilitas publik harus lebih dilengkapi dan harus diperhatikan kelayakannya untuk anak-anak. Fasilitas yang ada harus ditingkatkan dan mengenai hal ini harus dikoordinasikan dengan perangkat daerah yang lain. Maka dari itu kegiatan rapat koordinasi ini sangat penting agar program-program yang ada di DP3AKB bisa didukung dan direalisasikan,” ungkapnya.

Kedepan, pihaknya juga berkeinginan untuk membentuk forum perusahaan sahabat anak yang dalam hal ini dari 6 perusahaan yang diundang dalam kegiatan tersebut baru 2 perusahaan yang hadir dan menanggapi baik rencana tersebut. (Baehaqi Rizal).

3,107 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment