Kesal Dengan Suami, Rosita Empat Bulan Siksa Anaknya

 

TANGERANG, (B1) – Tiga jam diperiksa secara intensif. Rosita (28) mengaku, aksi penganiayaan terhadap buah hati hasil pernikahannya dengan Wego (50), sudah dilakukan sejak empat bulan terakhir.

Rosita menganiaya putri keduanya tersebut hingga meregang nyawa, lantaran kesal dengan suami yang tidak memberikan nafkah. Sehingga melampiaskan amarahnya kepada anak sendiri.

“Jadi, setelah kita periksa, kita tetapkan ibu kandungnya sebagai tersangka. Dari pengakuannya, penganiayaan itu sudah dilakukan selama empat bulan terakhir. Ia melakukan hal itu, karena kesal dengan suaminya yang tidak memenuhi kebutuhan ekonomi ditambah, korban yang kerap kali menangis hingga, membuatnya kesal, kemudian memukul balita tersebut,” kata Kapolsek Jatiuwung, Kompol Eliantoro Jalmaf.

Dijelaskan Eliantoro, dalam aksi penganiayaan tersebut, Rosita memukul anaknya dikediamannya di Kampung Gebang, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Tangerang, menggunakan tangan dan beberapa benda tumpul. Sehingga pada tubuh korban banyak ditemui luka lebam.

“Dia melakukan penganiayaan dengan benda tumpul. Kadang pakai tangannya sendiri sampai pelaku merasa kesakitan saat memukul anaknya,” ujarnya.

Saat melakukan penganiayaan tersebut, Rosita mengaku dalam kondisi sadar dan tidak dipengaruhi oleh apapun. Namun, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kejiwaan pelaku.

“Ia melakukan itu dengan kondisi sadar. Tapi, kita akan lakukan pemeriksaan kejiwaan,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, Rosita akan dikenakan pasal 80 ayat 3 UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, subsider pasal 44 ayat 3 UU RI nomor 23 tahun 2004, tentang kekerasan Dalam Rumah Tangga. Ancamannya 15 tahun kurungan penjara.(gie).

4,880 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment