PK PMII STISNU Kota Tangerang Punya Pemimpin Baru

 

TANGERANG, (B1) – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STISNU, Kota Tangerang, Cabang Tangerang, punya pemimpin baru. Hal itu setelah dilakukan sidang Rapat Tahunan Komisariat ke IV (RTK ke-IV) tahun 2019, di Kampus STISNU Tangerang, Sabtu, (5/1/19).

yang berjalan dengan khidmat, di agenda tersebut dihadiri senior PMII STISNU (Dr. H. M. Qustulani) dan Ketua terpilih Pengurus Cabang (PC) PMII Tangerang (Sahabat Egi Pamungkas), dan Pengurus PKC PMII Banten (Sahabat Ahmad Sodik Fauzi), di Kampus STISNU Kota Tangerang ang Pada hari sabtu (05/01/2019) Pukul 19:30 WIB.

Ketua panitia RTK IV PMII STISNU Kota Tangerang, Tegar Gusnandar menjelaskan, RTK merupakan forum persidangan dalam laparon pertanggung jawaban (LPJ) kepengurusan periode 2018-2019.  RTK juga merupakan forum diskusi dalam pelepasan ketua PMII sebelumnya, Muhammad Hasanudin

“Tema, kali ini, “Langkah Kader milenial menuju kader PMII yang ideal,” ucapnya.

Dikatakan Tegar, sidang RTK IV diikuti pengurus komisariat, anggota dan pengurus rayon hukum STISNU Kota Tangerang.

“Ada puluhan anggota dan kader PMII STISNU Kota Tangerang, yang terakumulasi dalam peserta dan peninjau. Semuanya turut mensukseskan RTK ini,” ujarnya.

Ketua Komisariat PMII STISNU Kota Tangerang, sebelumnya Muhammad Hasanudin mengungkapkan, RTK merupakan sebuah forum evaluasi pertanggung jawaban atas kepemimpinan dan kepengurusan di periode sebelumnya. RTK juga sebagai media penampungan inspiratif, gagasan, dan ide dalam kejayaan komisariat ke depan.

“Selain sudah menjadi program tahunan, kegiatan RTK ini, dimaksudkan untuk proses pembelajaran semua anggota dan kader. Khususnya terkait estafet kepemimpinan,” tandasnya.

RTK dibuka oleh ketua umum PC PMII Tangerang Egi Pamungkas.

Sementara salah satu senior PMII STISNU Dr.H.M. Qustulani menyatakan, kesuksesan PMII bukanlah dari banyaknya kader, namun siapa yang mampu mengemban amanah dan komitmen PMII. Salah satunya berhasil melewati proses kaderisasi PMII.

“RTK bukan hanya ajang pemilihan atau pergantian pemimpin. Bukan kawan menjadi lawan, bukan mencari yang benar dan yang salah, menegakkan ego untuk merasa paling berkuasa. Tapi RTK sebagai ajang evaluasi kepengurusan dan menemukan solusi. Serta sarana sumbangsih pemikiran, jiwa dan raga untuk pergerakan kejayaan komisariat ke depan,” paparnya.

RTK Tahun menghasilkan ketua terpilih Ahmad Kamil Assyakiri, untuk periode 2019-2020.  Dalam visi misinya Ahmad Kamil mengusung visi “Manifesto eksistensi kader PMII, rekonstruksi kader sebgai orientasi PMII stisnu” dan misi “Memperkuat sistem administrasi dan menenejemen organisasi secara sistematis. Memaksimalkan pengkaderan demi menciptakan kader berkualitas baik dalam intelektual dan sepiritual. Medekontrukaikan kegiatan yang bersifat dadaktis, membangun relasi yang baik secara horizontal maupun vertikal,”.

‘Sekali bendera dikibarkan, hentikan ratapan dan tangisan. Tangan terkepal dan maju kemuka, mundur satu langkah adalah sebuah bentuk penghianatan”. Kata ketua terpilih, Ahamd Kamil, sambil mengucapkan “Salam Pergerakan!”. (CJ/sodik).

10,608 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment