Ditresnarkoba Polda Banten Patroli Malam Cegah Penyelundupan Narkoba

 

SERANG, (B1) – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten melakukan patroli di beberapa kawasan yang dianggap rawan penyelundupan narkoba ke Pulau Jawa melalui jalur pantai, Selasa (4/12/18).

Patroli melibatkan 65 orang dari anggota Ditresnarkoba, Sabhara, Provost, Dokkes dan Humas yang dipimpin oleh Wakil Dirresnarkoba dan Kabag Binops.

“Kegiatan Patroli ini untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, seperti masuknya narkoba melalui wilayah Perairan Banten ini. Kita tidak mau kecolongan,” ungkap Kabidhumas Polda Banten AKBP Edi Sumardi Priadinata, melalui siaran pers, Rabu (5/12/2018).

Menurutnya, dengan melakukan patroli setidaknya Kepolisian Daerah Banten mencegah supaya tidak ada lagi penyelundupan barang narkoba ke Pulau Jawa, sehingga peredaran narkoba di Banten dapat diperangi dan diberantas.

“Kami sangat serius menangani permasalahan peredaran narkoba ini, dengan melaksanakan Patroli dan pemeriksaan terhadap kendaraan truk yang baru keluar dari kapal, sehingga peredaran barang haram tersebut dapat kami cegah,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Senin (3/13/2018) dini hari, tim gabungan dari Mabes Polri, berhasil mengamankan sebanyak 20 Kilogram sabu dari seorang kurir yang menaiki bus Jakarta – Medan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Banten, AKBP Edi Sumardi.

“Memang betul ada penangkapan terduga bandar narkoba, oleh Tim Gabungan dari Mabes Polri, Dir Narkoba Banten, Polres Cilegon dan Polsek SKP. Terduga sudah diamankan oleh Tim dan sedang di lakukan pengembangan, terhadap asal usul barang, keterlibatan yang bersangkutan dan siapa pengirim nya. Karena yang nangkep Mabes Polri, maka kita sabar tunggu rilis nya dari Mabes Polri,” ucapnya belum lama ini.

Pada akhir November 2018, petugas satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan penyelundupan dua karung berisi narkotika jenis sabu dan ekstasi dari sebuah kapal nelayan di Pelabuhan Rakyat, di wilayah hukum Polda Banten.

Diketahui, karung tersebut berisi 44 paket bungkusan warna hijau. Di dalamnya terdapat narkotika jenis sabu sebanyak 44 gram dan 4 bungkus plastik kuning, yang berisikan 20 ribu butir tablet warna merah, jenis narkotika pil ekstasi dengan kualitas kelas satu (sangat bagus,red). (Baehaqi Rizal).

3,065 kali dilihat, 11 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment