Program Permakanan Dinas Sosial Kota Tangerang Harapan Bagi Lansia

 

TANGERANG, (B1) – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang, sejak tiga tahun terakhir telah melaksanakan program permakanan (Pemberian sembako,red), bagi lansia non panti. Keberadaan program ini, nampaknya menjadi harapan bagi para lansia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tangerang, H Abdul Goni menerangkan, program permakanan bagi lansia di luar panti tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang. Tiap-tiap kecamatan mendapatkan kuota sebanyak 50 lansia.

“Dalam setahun ada dua kali kegiatan, yakni di APBD murni dan di APBD perubahan. Sudah kita lakukan sejak tahun 2016, lalu,” terang Kabid.

Bantuan permakanan yang diberikan kepada lansia non panti, diantaranya berupa beras sebanyak 10 kilogram, minyak goreng 3 liter serta sarden tiga kaleng. Bantuan makanan diberikan langsung kepada lansia melalui kecamatan masing-masing.

Untuk pemberian di APBD murni biasanya diberikan kepada para lansia di tri wulan kedua tiap tahunnya. Sementara pemberian di APBD perubahan biasanya diberikan di bulan November atau tri wulan ke empat.

“Dalam pendistribusiannya, bekerja sama dengan kecamatan, khususnya Kasie Kemas, ataupun pendamping lansia tiap kecamatan. Semuanya sudah terjadwal melalui surat yang dikirimkan Dinsos ke kecamatan,” jelasnya.

Menurut Kabid, program pemberian permakanan kepada lansia non panti di Kota Tangerang, dari tahun ke tahun terus diupayakan ditingkatkan. Bila di tahun-tahun sebelumnya kuota per kecamatan hanya 30 orang, namun di tahun 2018, bertambah menjadi 50 lansia per kecamatan.

Namun demikian, pihaknya juga tidak dapat menjamin bahwa kuota yang diberikan akan selalu meningkat. Hal itu tentunya sangat tergantung, dari ketersediaan anggaran yang dialokasikan.

“Meski tak banyak, tapi Alhamdulillah, pemberian ini sedikit membantu kebutuhan makana para lansia. Dan itu nampaknya sangat dirasakan sekali oleh lansia,” ungkapnya.

Sementara, untuk kriteria yang berhak mendapatkan bantuan permakanan menurut Kabid, diutamakan lansia yang kurang mampu, ataupun yang sudah berumur lanjut. Untuk memenuhi asas keadilan pula, Dinsos meminta kepada kecamatan dan pendamping, agar mengutamakan lansia yang belum mendapatkan bantuan sebelumnya.

Ditegaskan H Abdul Goni, program pemberian bantuan permakanan untuk lansia non panti tiap kecamatan Kota Tangerang adalah murni gagasan Dinsos Kota Tangerang. Artinya program bukanlah, kegiatan pusat, lantaran sumber angarannya berasal dari APBD Kota Tangerang.

“Kami juga berusaha menjaga kualitas makanan yang diberikan. Yakni dengan memberikan permakanan yang bermutu dan berkualitas kepada lansia. Program ini adalah salah satu dari sekian banyak program sosial yang dijalankan Dinas Sosial Kota Tangerang,” pungkasnya.

126 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment