Polres Cilegon Ungkap Komplotan Curanmor, Tujuh Diringkus

CILEGON, (B1) – Kapolres Cilegon AKBP Rizki A. Prakoso didampingi jajaran, ekspose pengungkapan kasus tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polres Cilegon, Rabu (28/11/18).

Dari hasil ungkap barang bukti yang diamankan berupa satu unit kendaraan merek Yamaha Mio J, satu buah mata kunci leter T,  satu buah kuci leter T, satu buah kunci sepeda motor Mio J, satu unit sepeda motor merek Honda Beat warna biru putih, satu unit sepeda motor Honda Beat Pop warna merah putih, satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU, satu unit kendaraan motor Honda Scoopy warna hitam coklat, dan satu unit kendaraan sepeda motor merek Honda CB150 R warna hitam.

Barang bukti tersebut masing-masing dilaporkan hilang di tiga lokasi dan waktu berbeda, yakni pada hari Minggu tanggal 04 November 2018 sekira jam 08.00 WIB di depan Kantor Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Kdua pada hari Rabu tanggal 07 November 2018 diketahui jam 22.00 WIB di depan steam mobil piranha Makam Balung, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Dan terakhir pada hari Minggu tanggal 14  Oktober 2018 sekira jam 17.50 WIB, di samping rumah pelapor yang beralamat di Lingkungan Ciora Wetan, Rt.002/003, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

Kepolisian Polres Cilegon melakukan pencarian dan berhasil mengamankan tujuh orang tersangka dan satu orang penadah.

Para tersangka diantaranya, RBP, BP alias Sinchan, EF bin YM, AS bin HSNL, YF, SN bin SR, VO bin HY, dan SD sebagai penadah.

“Atas tindakannya para pelaku dan penadah dikenakan Pasal 363 KUHP, dan Pasal 480 KUHP,” kata Kapolres.

Adapun modus para terangka yaitu melakukan pencurian dengan pemberatan, dengan cara merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci palsu (leter T) dan mendorong kendaraan hasil curian dengan cara di setep (didorong menggunakan kaki dan sepeda motor lainnya.

Dari informasi yang dijelaskan saat kegiatan ekspose, bahwa pada hari Rabu tanggal 07 November 2018 sekira jam 17.00 WIB, anak korban dengan membawa sepeda motor Yamaha Mio J, No.Pol A 4998 WK warna merah NOKA MH354P20CEJ034849 NOSIN S4P-1034906, tiba di warung di depan steam makam balung, lalu memarkirkan kendaraannya di samping warung.

“Korban kemudian sekira jam 22.00 WIB pada saat korban menutup warung melihat kendaraan korban sudah tidak ada. Kemudian korban bersama orang tuanya melaporkan ke Polres Cilegon. Sepeda motor yang hilang telah di lengkapi dengan GPS. Kemudian korban bersama pihak siaga Reskrim mencari lokasi motor berdasar petunjuk dari GPS tersebut, dan diketahui ternyata berada di Lingkungan Baja Pura, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Setelah sampai ditempat dan mencari GPS berada di kontrakan dan kendaraan tersebut sudah tidak berplat nomor, lalu kemudian di lakukan penangkapan kepada tersangka RBP dan tersangka BP alias SINCHAN,” ungkap Kapolres.

Setelah dilakukan interogasi tersangka, didapatkan informasi bahwa kedua tersangka melakukan pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Cilegon bersama teman-temannya yang lain.

“Kemudian pada hari Jumat tanggal 09 November 2018 sekira jam 04.00 WIB, anggota Sat Reksrim unit IV Ranmor melaksanakan penangkapan terhadap saudara EF bin YM di depan bengkel Lingkungan Pagebangan, Kota Cilegon. Dari sana, tim melakukan pengembangan kasus dan berhasil menangkap saudara AS, saudara YF, saudara SN bin SR dan saudara VO bin HY, yang sedang berada di rumah kontrakan di Lingkungan Jombang Kali, Rt 09, Rw 03, Kelurahan Citqngkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon,” lanjut Kapolres.

Dari hasil penangkapan tersebut, penangkapan dikembangkan kembali kepada penadah sepeda motor, yakni saudara SD bin SB di Lingkungan Kali Baru, Rt 04, Rw 02, No 1, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. (Baehaqi Rizal).

1,977 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment