Sekolah Pelita Bangsa GIS Pamulang Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

 

TANGSEL,(B1) – Sekolah Pelita Bangsa Global Islamic School (GIS) Pamulang, Kota Tangerang Selatan, adakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah. Maulid mengambil tema “Meneladani sifat Rasulullah sebagai idola dan inspirasiku”, Minggu, (25/11/18).

Panitia mengundang penceramah, Ustad Solmed, yang dihadiri Hamdani, Kepala bidang (kabid) Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, serta Hanafi selaku Kasie PAUD, pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Yus Sukriyah ketua Yayasan Pendidikan Pelita Bangsa mengatakan, kegiatan diselenggarakan, sebagai momentum religius untuk diingat dan diteladani oleh seluruh umat manusia umumnya, dan para siswa/i sekolah Pelita Bangsa Global Islamic School khususnya. Yakni tentang sosok manusia yang sangat sempurna akhlaq, yaitu Rasulullah SAW.

“Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 Hijriah ini, kami harapkan akan menjadi pembelajaran dan teladan dari para siswa/i sekolah Pelita Bangsa Global Islamic School Pamulang, tentang bagaimana mereka dapat berperilaku dan memiliki akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Karena saat ini perilaku mental, etika dan moral serta akhlaq dari para siswa/i sekolah sudah sangat memprihatinkan,” tutur Yus Sukriyah.

Lebih lanjut Yus Sukriyah menginformasikan, sekolah Pelita Bangsa yang dahulunya adalah sekolah umum, saat ini telah berubah menjadi sekolah Islam dan telah menjadi Sekolah Pelita Bangsa Global Islamic School (GIS).

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai pelaku dunia pendidikan di Tangerang Selatan, untuk dapat melahirkan generasi muda yang berakhlaqul karimah. Buat apa kita punya anak yang pintar dan cerdas, tapi akhlaq dan perilaku kesehariaannya kepada sesama rekan sekolah, masyarakat dan lingkungan serta kepada para guru terlebih kepada orang tua dirumah, tidak memiliki akhlaq dan perilaku yang baik. Untuk itu peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini kami adakan, agar para siswa kami meneladani perilaku dan akhlaq mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan keseharian mereka,” paparnya.

Do lokasi yang sama, Ratna Ningsih Kepala Sekolah Sekolah Dasar (SD) Pelita Bangsa Global Islamic School (GIS) Pamulang menerangkan, saat ini jumlah siswa/i sekolah Pelita Bangsa GIS berjumlah 200 orang.

“Untuk menjaga kualitas pendidikan sekolah, kami hanya membatasi jumlah siswa perkelasnya hanya 25 orang saja. Oleh karena itu kami menginformasikan kepada para orang tua siswa yang ingin anak-anaknya mendapatkan predikat kelulusan yang baik, baik itu kelulusan mata pelajaran apalagi kelulusan masalah akhlaq. Segeralah daftarkan anak-anaknya untuk bersekolah di sekolah Pelita Bangsa GIS Pamulang sejak jauh-jauh hari, tanpa menunggu proses PPDB dilakukan. Karena pada dasarnya, memiliki anak dengan akhlaq yang baik, adalah paling utama,” pungkasnya.

Pada kesempatan civitas Sekolah Pelita Bangsa Global Islamic School (GIS) Pamulang, juga mengumpulkan donasi bagi korban gempa dan tsunami di Palu, yang terkumpul sebanyak Rp7 juta. Dana yang terkumpul langsung diserahkan kepada Eka Saputra, perwakilan ACT untuk kemanusiaan, yang hadir di lokasi. (Btl).

957 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment