Ahli Waris H.Mursan Segel Pintu Gerbang SDN 02 Muncul

 

TANGSEL,(B1) – Sebagai bentuk keseriusan atas tuntutan hak tanah yang dimilikinya, keluarga besar almarhum H. Mursan Bin Ojih, Selasa (20/11/18), menyegel pintu gerbang SDN 02 Muncul, kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.

Kepada beberapa awak media, Sarman (37), Muhammad Hasan (27), Umu (41) ketiganya anak dari almarhum H. Mursan Bin Ojih dan juga Imah (67) istri almarhum H. Mursan Bin Ojih, menegaskan, aksi penyegelan merupakan lampu kuning kepada pihak-pihak terkait. Terutama Dinas Pendidikan Kota Tangsel, agar secepatnya menyelesaikan urusan tanah.

“Senin (19/11/18) sore, kemarin, ada orang Dinas Pendidikan Tangsel namanya pak Ali yang datang ke rumah didampingin sama orang staf Ekbang kelurahan Muncul pak Ruhiyat. Pak Ali bilang akan mengajak keluarga kami untuk duduk bersama dan menyelesaikan masalah tanah kami tersebut. Bagi saya mah maunya cepet aja pak diselesaikan urusan tanah kami, ini udah kelamaan dari tahun 2015, kami digantung sama pihak dinas Pendidikan Tangsel. Lebih cepat itu lebih baik, saya dah capek diambangin selama Tiga tahun,” ungkap wanita paruh baya ini.

Senada, Sarman (37) adik kandung Umu menegaskan, dirinya menginginkan dilakukannya pengukuran ulang atas tanah almarhum H. Mursan Bin Ojih yang dibeli oleh pihak Dinas Pendidikan Tangsel.

Ia melihat ada kesalahan pengukuran tanah kami saat penjualan dulu. Batas patok tanah kami disamping belakang sebelah timur tidak sesuai dengan fakta dilapangan. Jika katanya tanah tersebut diwakafkan oleh almarhum Mursidi Bin Mursan, mana surat wakafnya ?, dan seharusnya itu atas persetujuan seluruh keluarga ahli waris jika ingin mewakafkan tanah tersebut. U

“Untuk itu kami meminta kepada Dinas Pendidikan Tangsel, untuk segera menyelesaikan urusan hak tanah kami tersebut, sebelum kami berubah pikiran. Dan akan kami cor sekalian pintu gerbang SDN 02 Muncul, ” tandasnya. (Btl).

6,751 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment