Anes, Mundur Dari Bursa Calon Ketua Umum Hikmahbudhi

TANGERANG, (B1) – Bulan November tahun 2018 menjadi bulan penting bagi organisasi kemahasiswaan Buddha yaitu Himpunan Mahasiswa Buddha Indonesia (Hikmahbudhi). Tepat, tanggal 15 hingga 20 November 2018, nanti akan menjadi perhelatan akbar Hikmahbudhi dalam menggerakkan roda organisasi. Namun, calon kuat Anes, malah mengundurkan diri.

Kota Pontianak ditunjuk jadi tempat Kongres Hikmahbudhi ke X. Kabar berita tersebut sudah santer terdengar sejak 3 bulan lalu. Bahwasanya kongres Hikmahbudhi di Kalimantan Barat tepatnya Kota Pontianak.

Hajat besar dan juga pesta demokrasi pemilihan ketua umum menjadi puncak perhelatan akbar angggota Hikmahbudhi. Di media sosial pun, sudah ramai,  seperti Instagram @kongresx_hikmahbudhi panitia kongres memposting beberapa calon ketua umum Hikmahbudhi masa bhakti 2018-2020.

Beberapa calon ketua umum sudah menjalankan mesin kampanye kurang lebih satu bulan lalu.
Akan tetapi hal mengejutkan terjadi, kurang dari dua minggu pelaksanaan kongres, satu calon ketua umum mengundurkan diri.

Beliau adalah Anes Dwi Prasetya yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Jendral PP Hikmahbudhi masa bhakti 2016-2018.

Ketua cabang Hikmahbudhi Tangerang Selatan tahun 2012-2014 ini, menyatakan sikap tidak hadir dan ikut campur kongres nanti.

Menurut informasi, Anes merupakan kandidat kuat sebagai ketua umum di kongres Hikmahbudhj ke X. Akan tetapi Anes mengundurkan diri, bahkan saat kongres nanti tidak akan hadir.

Hal ini sangat mengejutkan cabang-cabang Hikmahbudhi yang mendukungnya. Berikut adalah surat pernyataan saudara Anes Dwi Prasetya mengundurkan diri .

“Namo Buddhaya
Yang saya Hormati Ketua Umum PP HIKMAHBUDHI sdr Sugiartana
Yang saya hormati Panitia Kongres X HIKMAHBUDHI.

Pertama-tama saya ucapakan terima kasih atas kesempatan selama ini dalam menjalankan Roda Organisasi, banyak dinamika yang dilalui oleh HIKMAHBUDHI, kepentingan HIKMAHBUDHI jauh lebih besar daripada kepentingan saya

Maka dari itu Saya menyatakan sikap:
1. Memohon maaf kepada rekan-rekan semua yang mendukung sya untuk menjadi bakal calon ketua Umum
2. Menyatakan mundur dari pencalonan bakal Ketua Umum PP Hikmabudhi periode 2018-2020
3. Menyatakan tidak akan hadir dalam pelaksana kongres nanti

Demi kelancaran pelaksaan kegiatan sikap ini harus saya pilih. Karena seperti yang saya jelaskan, kepentingan Hikmahbudhi jauh lebih besar daripada kepentingan seorang Anes. Demikian pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan.

Appamadena Sampadetha, “Berjuanglah dengan sungguh-sungguh”
Blitar 1 November 2018
Anes Dwi Prasetya.

Polemik ini menjadi tanda tanya, ada apa dan mengapa ? Anes Dwi Prasetya mengundurkan diri dari bursa calon ketua umum HIKMAHBUDHI mendatang. Hal demikian menimbulkan pecahnya koalisi cabang yang mendukung Anes. Mau tidak mau cabang yang mendukung Anes harus berpindah haluan.

Saat dihubungi saudara Anes terkait pernyataan tersebut, beliau membenarkan hal tersebut bahwa sudah membuat surat pernyataan tersebut. Ditanya lebih lanjut kenapa mengudurkan diri dari calon ketua umum, saudara Anes menyampaikan bahwa alasan sudah jelas di surat pernyataan tersebut, agar roda organisasi tetap berjalan lancar.

“saya sudah sepatutnya tidak mencalonkan diri. Bahwasannya tidak ada jabatan di bela mati-matian, jika harus mengorbankan saudara se organisasi. (CJ/Kalyanamita).

5,811 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment