Penegakan Perda di Tangsel Setengah Hati

 

TANGSEL,(B1) – Penegakan Perda no 6 tahun 2015 di Kota Tangerang Selatan, nampaknya masih setengah hati. Pasalnya masih ada saja pengerjaan bangunan yang belum mengantongi izin namun tetap berjalan, terlebih untuk bangunan binis.

Padahal berdasarkan Perda No. 6/2015 tentang Bangunan dan Gedung menyebutkan setiap orang pribadi maupun badan yang akan mendirikan, merehabilitasi atau merenovasi bangunan, harus terlebih dahulu memiliki Surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Daerah.

Salah satunya di wilayah Kecamatan Serpong Utara. Di Serpong Utara, Bantensatu.co mendapati dua bangunan yang sedang dibangun tanpa memasang plang IMB. Hal itu tidak sesuai dengan penerapan Perda No.6/2015.

Dua bangunan tersebut adalah pembangunan untuk minimarket di jalan Melati Mas Raya, Vila Melati Mas, Serpong Utara, serta perubahan rumah menjadi bangunan komersil, di jalan Boulevard raya, Graha Raya, Paku Jaya dekat cluster Boogenville Loka.

Puji Iman Jarkasih ketua LSM Paragon mengakui, Kota Tangsel saat ini banyak menjamur usaha-usaha yang dimiliki oleh orang-orang hebat dari kalangan tertentu. Hanya saja, semua tetap diberi catatan, agar tidak berbenturan dan menabrak aturan.

“Jangan mentang-mentang orang hebat dan katanya punya bintang 1 dipundaknya tersebut, lantas memberi contoh  yang kurang baik kepada masyarakat. Hal tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh segelintir oknum aparatur yang bermain. Bagi saya tidak akan pernah surut dan takut untuk menyampaikan hal yang baik dan benar,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi ke Agus selaku Kasie Satpol PP Kecamatan Serpong Utara, jawabannya tidak meyakinkan dan berubah-ubah.

“Saya sudah laporkan ke PPNS Satpol PP Tangsel kemarin, itu pembangunan gedung Alfa Midi akan segera disegel,” jawabnya, sambil merevisi baru akan melaporkannya.

Demikian pula saat mengkonfirmasi ke lokasi pembangunan rehab rumah menjadi ruko di jalan Boulevard raya, Graha Raya, Paku Jaya, Serpong Utara, hanya ada Selamet mandor proyek. Saat ditanya IMB bangunan, Mandor menjawab cat nya masih basah.

“IMB nya sudah jadi pak, cuma masih basah papan IMB nya, belum saya pasang takut basah kehujanan dan luntur. Seminggu lagi akan saya pasang,” kilahnya. (Btl).

4,130 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment