Tabligh Akbar Habib Luthfi di Legok Dibanjiri Jamaah

 

TIGARAKSA, (B1) – Ribuan orang banjiri Tabligh Akbar, dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda tahun 2018. Acara dengan tema doa dan sholawat untuk persatuan bangsa ini, di laksanakan di lapangan Serang, Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jum’at hingga Sabtu (27/10/18) dini hari.

Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya saat berikan tausyiah menyatakan, berdakwah harus menggunakan alat.  Dan alat yang paling ampuh menggunakan Akhlakul Karimah.

“Berdakwah harus konsisten. Karena perjuangan demi menciptakan Akhlakul Karimah,” ucapnya.

Katanya, dengan meningkatnya ma’rifat seseorang, tidak cukup hanya mengerti saja, akan tetapi lebih baik lagi ketika seseorang sudah mengenal siapa yang menciptakannya.

“Ma’rifatnya meningkat kalau sudah mengenal yang sudah menciptakannya. Selain itu harus menghargai kepada yang memberi rezeki,” pesannya.

Menurut Habib Luthfi, bangsa Indonesia amat sangat membutuhkan pemimpin yang menjadi tuntunan, bukan tontonan. Sehingga bangsa Indonesia tidak terpecah belah.

“Pemimpin yang dibutuhkan bangsa ini yang menjadi tuntunan, bukan tontonan. Sehingga persatuan tetapi terjaga dan jangan sampai tetpecah-pecah,” tukasnya.

Samlawi, (49), warga yang mengikuti tabligh akbar mengatakan, acara penuh sesak. Namun demikian tidak mengurangi antusiasme WARGA untuk datang. Warga menghadiri untuk berdoa dan bersholawat.

“Warga ingin berdoa dan bersholawat bersama,” ucapnya.

Menurutnya sosok Habib Luthfi adalah sosok yang sangat khatismatik dan lembut dakhwahnya. Tausyiahnya menyentuh, sehingga mengena apa tujuannya.

“Dakhwahnnya sangat bijak, bahasanya santun, lembut kata-katanya, mengena apa yang dikatakan. Sehingga kami berharap bisa berbuat lebih baik, untuk diri sendiri, agama, dan bangsa serta mengenal sang pencipta,” terangnya. (pudin/santi).

8,755 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment