Rispanel Arya Dan Tuti Elfita Sapa Warga Curug Wetan

 

TIGARAKSA, (B1) – Ratusan ibu-ibu padati Majelis Taklim Haji Nahrow di kp Tegal Kaler Rt 02/05 Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu, (24/10/18) malam.

Penyebabnya, anggota DPRD provinsi Banten Tuti Elfita yang juga anggota komisi V DPD Provinsi Banten bidang kesejahteraan Rakyat ( KESRA ), dari fraksi PKS ini dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang Rispanel Arya tengah bersilaturahmi. Keduanya menjelaskan, tentang rencana pembangunan di tahun 2019 mendatang.

Tuti Elfita mengatakan, anggaran yang berkaitan dengan masyarakat biasanya tentang pendidikan. Salah satunya  akan BOSDA bagi SMA dan SMK di provinsi Banten.

Sebelumnya, Pemprov sudah memberi anggaran Rl2,1 juta/murid untuk tingkat SMA. Dan Rp2,4 juta/siswa untuk SMK di 2018. Sedang tahun 2017 hanya Rl900ribu, jadi ada peningkatan di 2018. Dan akan ditingkatkan lagi menjadi Rp4juta/murid nantinya.

“Itu artinya, hampir dua kali lipat anggaran BOSDA dari provinsi. Ditambah lagi bos pusat Rp1,4juta, jadi total anggaran 2019 untuk SMA/SMK sampai Rp5,4juta, ini lebih dari cukup untuk bisa menggratiskan SMA dan SMK Negeri. Jadi tidak ada lagi pungutan,” terangnya.

Apabila masih ada terjadi pungutan, akan ada sanksi untuk sekolah. Bagi Kepala sekolah mulai teguran hingga diberhentikan. Namun sanksi urusan Dinas Pendidikan masing-masing.

Dan di bidang kesehatan, anggaran untuk UHC (Universal Health Coverage), dimana gubernur menginginkan berlaku nya KTP sebagai alat untuk bisa mendapatkan kesehatan gratis. Tapi ternyata tidak dizinkan oleh kementerian karena bertentangan dengan UU JKN. Semua bantuan kesehatan pemerintah harus inklut dengan BPJS.

“Maka di 2019, dialokasikan anggaran Rl300 miliar untuk 895 ribu lebih penduduk Banten, yang belum terkaver BPJS yang tidak mampu” tandasnya.

Jadi masih 1,7juta lebih penduduk Banten yang belum menjadi peserta BPJS tapi ada yang mampu dan yang tidak. Tapi yang tidak mampu 895 ribu data tersebut sudah di sesuaikan BDT yang di keluarkan oleh kementerian sosial.

“Jadi semua masyarakat yang tidak mampu sudah kita siapkan anggaran nya di 2019,” tandasnya.

Sementara Rispanel Arya anggota DPRD kabupaten Tangerang dan Dapil 5 No urut 1 menambahkan, kegiatan sosial bersama masyarakat untuk menjelaskan rencana pembangunan di wilayah.

“Kita mengajak masyarakat untuk mengawal rencana pembangunan. Para wakil rakyat dan calon wakil, rakyat harus bersama rakyat mendorong pembangunan lebih cepat di daerahnya,” pungkasnya. (pudin) .

27,427 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment