Ratusan Warga Desa Rawaburung Terancam Sakit, Imbas Belum Direlokasi Bandara Soetta

 

TANGERANG, (B1) – Ratusan warga kp.  Sawah Kalibaru, Desa Rawaburung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, khususnya anak-anak terancam terserang penyakit. Hal itu lantaran tidak kunjung direlokasi akibat dampak perluasan Runway III Bandara Soekarno Hatta.

Menurut Ketua Rt01/01 Mawi Zeky menerangkan, ada lebih dari 138 KK yang tinggal di ex lahan Irigasi sejak 30 tahun lalu. Setidaknya dari KK itu ada sekitar 117 bidang tanah yang dimanfaatkan warga.

“Proyek ya tertahan. Soalnya warga masih ada yang bertahan. Yang masih bertahan di Rt01- 04/Rw01 Desa Rawa Burung,” katanya, Kamis, (18/10/18).

Ia berharap Angkasa Pura II, BPN dan tim terkait, mendengar rintihan dan keluh-kesah warga. Sebab akibat proyek yang berdampingan dengan pemukiman sangat tenggangu. Adanya debu saat pengerjaan berakibat anak-anak menderita batuk. Kalau tidak segera dipindah, Ia khawatir ratusan warga akan terserang penyakit.

“Suara juga sangat bising. Harapan kami secepatnya dibayarkan oleh AP II dan BPN, agar cepat pindah dari sini,” keluhnya.
Disebutkan, upaya pertemuan dengan AP II dan BPN sudah pernah dilakukan, namun belum da titik temu. Selain itu warga dan Kepala Desa juga sudah berupaya kirim surat ke DPRD Kabupaten Tangerang. Selain itu juga kirim surat ke Presiden.

“Sekitar bulan Agustus 2018 lah. Tapi sampai saat ini belum ada jawaban,” ucapnya.

Ditambahkan, Boyo mantan RW01 mengatakan, warga sangat terganggu. Sebab aktivitas proyek menghasilkan debu dan mengganggu aktifitas warga.

“Kami berharap warga ex lahan Irigasi ini juga segera dibayar. Karena tetangga juga sudah pada pindah semua,” tandasnya. (pudin).

6,040 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment