DPR Kampanye Edukasi Pulih Dari Kecanduan Narkoba

 

TANGSEL, (B1) – Drug Policy Reform (DPR) adakan kampanye edukasi pulih dari kecanduan narkoba. Kegiatan dilakukan di taman Perdamaian, jalan Komunitas, BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu, (29/9/18).

Imam Permana Humas mengatakan, DPR adalah jaringan kerja masyarakat sipil yang fokus pada isu kebijakan narkoba dan kesehatan publik. Bersama organisasi masyarakat Iainnya di Tangerang Raya, Jakarta dan juga Bogor, DPR menginisiasi kampanye edukasi masvarakat berisi pesan tenang hak untuk pulih dari kecanduan narkoba. Sebab hal itu dinilai adalah pemenuhan hak kesehatan sebagaimana termaktub pada UU 35 Thu 2009, tentang narkotika bah XI mengenai pengobatan dan rehabilitasi.

“Melalui kegiatan ini masyarakat secara bersama sama menyatakan dengan tegas bahwa penjara bukan solusi. Maka dukung pemulihan orang-orangyang kecanduan bukan dipenjarakan” tegasnya.

Dikatakan, akibat keputusan memenjarakan terdakwa kejahatan narkoba yang dilakukan tanpa menggunakan asseesment sebagai instrumen yang sah sesuai hukum yang berlaku, penjara penuh sesak dengan tahanan narkoba.

Serangkaian kesengsaraan yang muncul akibat pendekatan pemeliharaan, telah mengakibatkan kerugian social ekonomi yang besar bagi masyarakat di Tangerang Raya. Sebut saja mulai dari tersingkirkannya hak atas kesehatan, pendidikan, status sosial hingga rusaknya rumah tangga dan rusaknya hak anak akibat kehilangan kasih sayang dari orang tua yang dipenjara.

Kondisi terpuruknya kesehatan masyarakat tersebut diperparah dengan terbatasnya layanan rehabilitasi medis maupun rehabilitasi sosial narkoba yang belum memadai. Serta terjadinya pengabaian terhadap proses asesemen terpadu yang menjadi bagian penentu apakah seseorang terdakwa pelaku kejahatan narkoba perlu dipenjara atau harus mendapatkan rehabilitasi.

“Kampanye edukasi publik ini dikemas dalam penampilan musik band, underground maupun semi-mainstream, informasi melalui booth~booth komunitas. Edukasi dilakukan berbagai cara, dengan dialog publik, penyampaian pesan melalui pameran seni kreatif komunitas, juga pemeriksaan test HIV sukarela yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan,” paparnya.

Diungkapkan, dua lembaga rehabilitasi yang menjalankan program narkoba, rata-rata setahun menerima klien terapi sebanyak 15 warga. Dan di rutan Jambe, ada ratusan kasus terkait narkoba, yang masih harus diselesaikan. (pudin).

4,225 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment