CILEGON, (B1) – Wadah kesenian Hadroh atau lebih dikenal dengan rudat, akhirnya terbentuk. Wadah yang diberi nama Serikat Hadroh Banten (SHB) Kota Cilegon ini, menjadi organisasi pionir di Banten yang khusus menaungi kesenian hadroh.
Para pengurus dilantik, Rabu (9/5/18) di dalam rangkaian Festival Hadroh se-Banten yang digelar di panggung utama Cilegon Expo 2018.
Hasidi selaku Dewan Pendiri SHB Kota Cilegon dalam sambutannya menyampaikan, dengan dilantiknya para pengurus SHB Kota Cilegon periode 2018/2023 bisa lebih membawa manfaat untuk kemajuan dan perkembangan kesenian Hadroh di Banten, khususnya Kota Cilegon.
“Yang pastinya diharapkan kehadirannya dapat mengangkat salah satu seni tradisional hadroh dan dengan dibentuknya organisasi ini, silaturahim antara pegiat Hadroh bisa terus terjaga. Kedepan tentunya kami berharap kepada pihak terkait, agar bisa memberikan dukungannya dan terus memperhatikan perkembangan dan kemajuan seni budaya islam yang ada di Kota Cilegon, agar identitas Cilegon sebagai Kota Santri tidak hanya sekedar slogan saja,” jelasnya.
SHB Kota Cilegon, secara resmi dilantik oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Cilegon Tubagus Heri Mardiana di Alun Alun Kota Cilegon.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Disparbud Kota Cilegon Heri Mardiana, Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kota Cilegon Tini Suswatini, Ketua LSM GAPPURA Banten Husein Saidan, juga para Haba’ib, Kiyai, Ustadz, Santri dan masyarakat umum.
Hasidi melanjutkan, selama ini hadroh Kota Cilegon punya prestasi yang baik di beberapa event atau festival di luar Kota Cilegon.
Untuk itu pihaknya berharap, selain disparbud pihak terkait yang ada di Kota Cilegon, bisa ikut terlibat dalam memajukan kesenian bernuansa islami ini.
Sementara itu, Kepala Disparbud Kota Cilegon Heri Mardiana menyatakan bahwa, pihaknya sangat mendukung penuh dan siap membantu.
“Kita dukung semua aspek kehidupan seni budaya yang ada di Kota Cilegon. Selain golok day, hadroh juga merupakan kesenian yang memiliki unsur budaya bernuansa islami. Kita siap mendukung dan bila memungkinkan, akan kita dorong menjadi agenda rutin seni budaya di festival maulid tingkat Kota Cilegon,” ujarnya.
“Setiap kegiatan kesenian yang sifatnya positif untuk generasi muda khususnya lulusan pesantren yang suka dengan lagu bernuansa sholawat yang diiringi dengan musik hadroh atau rudat,kami pasti mendukung penuh,” tambahnya. (Baehaqi Rizal).
























