Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
TANGERANG RAYAUncategorized

Polresta Tangerang Razia Puluhan Orang Gila

×

Polresta Tangerang Razia Puluhan Orang Gila

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIGARAKSA, (B1) – Tepis isu yang beredar hangat, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol H.M. Sabilul Alif tunjukkan kerja nyata untuk menjawab keresahan masyarakat. Yakni terkait isu penyerangan kepada pemuka agama yang diduga dilakukan orang dengan gangguan jiwa.

Example 300x600

Setelah memerintahkan bhabinkamtibmas menginap di rumah kiai, selanjutnya Kapolres memimpin razia pengamanan orang gila atau orang yang mengalami gangguan jiwa di wilayah hukum Polresta Tangerang, Rabu (14/2/18). Dalam pelaksanannya, kepolisian bekerja sama dengan Satpol PP Kabupaten Tangerang dan Dinas Sosial Kabupten Tangerang.

Pelaksanaan razia pengamanan kepada orang gangguan jiwa itu untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri kepada orang gangguan jiwa. Selain itu, pelaksanaan razia pengamanan juga untuk mengurangi tensi keresahan masyarakat. Serta untuk membuktikan bahwa isu yang beredar adalah informasi yang tidak benar (hoax).

“Orang dengan gangguan jiwa kita amankan di Dinsos. Bukan berarti mereka berbuat kekerasan, namun untuk mengamankan mereka dari kemungkinan amuk warga,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, isu akan adanya penyerangan kepada pemuka agama mencuat akhir-akhir ini. Isu itu, kata Kapolres, membuat sebagian masyarakat paranoid sehingga berpotensi melakukan aksi main hakim sendiri kepada orang yang dicurigai termasuk kepada orang dengan gangguan jiwa. Padahal, lanjut Kapolres, isu itu sengaja dihembuskan untuk membuat resah masyarakat dan mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Meski mengalami gangguan jiwa, mereka tetap manusia, harus kita perlakukan layak,” ujarnya.

Kapolres berharap, masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan informasi atau isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kapolres juga akan dengan tegas menindak siapa saja yang menyebarkan informasi tidak benar itu.

Kapolres mengimbau, agar masyarakat segera melapor apabila mengetahui atau menemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Kita bersama instansi terkait senantiasa berusaha untuk meningkatkan patroli dan pengawasan. Masyarakat kami imbau tetap tenang,” terang Kapolres.

Sedikitnya, ada 10 orang terdiri dari 6 pria dan 4 perempuan yang diduga menderita gangguan kejiwaan. Kemudian, mereka didata dan diserahkan ke Dinas Sosial agar memperoleh pembinaan dan memastikan status kejiwaan mereka.

“Operasi ini masih berlangsung dan akan terus dilaksanakan guna menghalau isu yang berkembang saat ini,” tandasnya. (pudin).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post